Rumus Logika Matematika SMA - Tulis Belajar -->

Logika Matematika

rumus logika matematika SMA - Tulis Belajar
Kalimat pernyataan / kalimat terbuka

Kalimat pernyataan / kalimat terbuka ialah kalimat yang mempunyai nilai benar maupun salahnya. Namun tidak dapat kedua – duanya. Cara menentukannya ada dua cara :
  • Pembuktian empiris : dapat berupa kebenaran mutlak. Contoh : 1+1 = 2, matahari terbit dari timur
  • Pembuktian non – empiris : kebenaran berdasarkan kenyataan pada waktu itu.
Pernyataan benar dinyatakan dengan “B
Pernyataan salah dinyatakan dengan “S

Ingkaran / negasi

Ingkaran atau negasi adalah kebalikan dari pernyataan semula. Negasi dilambangkan dengan –p, ¬p, ̴p, dan ͞p dibaca “bukan p”. Dengan tabel kebenaran :

Contoh :
  1. p : Bulan muncul pada malam hari
    -p : Bulan tidak muncul pada malam hari
  2. p : 2 + 1 ≠ 3
    -p : 2 + 1 = 3
Kata Hubung Lambang Istilah
...dan... Konjungsi
...atau... Disjungsi
jika...maka... Implikasi
jika...dan hanya jika... Biimplikasi

Konjungsi

Bentuk dari dua pernyataan dengan kata hubung “dan”. Dilambangkan dengan “ᴧ”. Tabel konjungsinya sebagai berikut :
p -p p ᴧ -p
B B B
B S S
S B S
S S S

Disjungsi

Bentuk dari dua pernyataan dengan kata hubung “atau”. Dilambangkan dengan “ᴠ”. Tabel disjungsinya sebagai berikut :
p -p p ᴠ -p
B B B
B S B
S B B
S S S

Implikasi

Bentuk dari dua pernyataan dengan kata hubung “jika ... dan jika ...”. Dilambangkan dengan “→”. Tabel implikasinya sebagai berikut :
p -p p → -p
B B B
B S S
S B B
S S B

Biimplikasi

Bentuk dari dua pernyataan dengan kata hubung “jika dan hanya jika ...”. Dilambangkan dengan “↔”. Tabel biimplikasnya sebagai berikut :
p -p p ↔ -p
B B B
B S S
S B S
S S B

Rumus Logika Matematika SMA

Logika Matematika

rumus logika matematika SMA - Tulis Belajar
Kalimat pernyataan / kalimat terbuka

Kalimat pernyataan / kalimat terbuka ialah kalimat yang mempunyai nilai benar maupun salahnya. Namun tidak dapat kedua – duanya. Cara menentukannya ada dua cara :
  • Pembuktian empiris : dapat berupa kebenaran mutlak. Contoh : 1+1 = 2, matahari terbit dari timur
  • Pembuktian non – empiris : kebenaran berdasarkan kenyataan pada waktu itu.
Pernyataan benar dinyatakan dengan “B
Pernyataan salah dinyatakan dengan “S

Ingkaran / negasi

Ingkaran atau negasi adalah kebalikan dari pernyataan semula. Negasi dilambangkan dengan –p, ¬p, ̴p, dan ͞p dibaca “bukan p”. Dengan tabel kebenaran :

Contoh :
  1. p : Bulan muncul pada malam hari
    -p : Bulan tidak muncul pada malam hari
  2. p : 2 + 1 ≠ 3
    -p : 2 + 1 = 3
Kata Hubung Lambang Istilah
...dan... Konjungsi
...atau... Disjungsi
jika...maka... Implikasi
jika...dan hanya jika... Biimplikasi

Konjungsi

Bentuk dari dua pernyataan dengan kata hubung “dan”. Dilambangkan dengan “ᴧ”. Tabel konjungsinya sebagai berikut :
p -p p ᴧ -p
B B B
B S S
S B S
S S S

Disjungsi

Bentuk dari dua pernyataan dengan kata hubung “atau”. Dilambangkan dengan “ᴠ”. Tabel disjungsinya sebagai berikut :
p -p p ᴠ -p
B B B
B S B
S B B
S S S

Implikasi

Bentuk dari dua pernyataan dengan kata hubung “jika ... dan jika ...”. Dilambangkan dengan “→”. Tabel implikasinya sebagai berikut :
p -p p → -p
B B B
B S S
S B B
S S B

Biimplikasi

Bentuk dari dua pernyataan dengan kata hubung “jika dan hanya jika ...”. Dilambangkan dengan “↔”. Tabel biimplikasnya sebagai berikut :
p -p p ↔ -p
B B B
B S S
S B S
S S B

Subscribe Our Newsletter

Notifications

Disqus Logo